Purwakarta - Dilansir dalam Okezone.com, Pemerintah Kabupaten Purwakarta, mencanangkan Kamis
sebagai hari 'Welas Asih' atau kasih
sayang. Kebijakan tersebut, berlaku bagi pelajar dan juga masyarakat yang
dinilai mampu secara finansial.
Kebijakan baru itu
lantas disosialisasikan langsung oleh Bupati Dedi Mulyadi ke setiap sekolah
pada hari ini. Hal itu dikarenakan agar program 'Welas Asih' tersebut sudah
bisa diterapkan mulai besok.
"Mulai besok,
para pelajar dan masyarakat umum harus memiliki saudara asuh. Dan saudara
asuhnya ini, setiap hari Kamis harus dibantu oleh mereka," ujar Dedi saat
menyosialisasikan gagasan barunya ini di hadapan rarusan siswa SMPN 5
Purwakarta, Rabu (6/9/2017).
Pria yang kerap
disapa Kang Dedi tersebut berpendapat, menebar kasih sayang seharusnya bukan
hanya dilakukan saat hari Valentine saja. Tetapi, lanjut dia, kasih sayang
harus bisa dijalankan seterusnya. Untuk itu, ia mengatakan, pihaknya sengaja
menggulirkan kebijakan tersebut.
Pola bantuannya
sendiri, jelas Kang Dedi, bisa dibuat berkelompok. "Jadi, setiap siswa
minimalnya memberikan satu gelas beras untuk bantuan tersebut. Dan bantuan ini,
harus langsung diantarkan sendiri oleh siswa," imbuh dia.
Kang Dedi
menambahkan, kebijakan tersebut juga merupakan implementasi program pendidikan
berkarakter. "Ini juga, merupakan upaya pengingatan soal implementasi
Pancasila, terutama sila kedua kepada para pelajar," pungkasnya.
Untuk saudara
asuhnya sendiri, terang Dedi, bisa mengambil dari masyarakat sekitar.
"Bisa juga adik atau kakak kelas yang dianggap tidak mampu secara
perekonomian. Adapun bantuannya, yakni berupa bahan pokok. Misalnya,
beras," lanjutnya.
Dedi berharap,
dengan program ini, jiwa kesetiakawanan sosial para siswa bisa tumbuh.
"Ini upaya pemerintah untuk mengasah kepedulian mereka soal lingkungan dan
sosial. Termasuk, menumbuhkan kembali rasa kasih sayang antar sesama."(sus)
Di Purwakarta, Kang Dedi Canangkan Kamis sebagai Hari Welas Asih
Aidy Firda
September 19, 2017
Aidy Firda
September 19, 2017
![]() |
| Kang Dedi Mulyadi Bersama BJ Habibie Di Acara Peresmian RSK Ginjal RA Habibie |
“Saya perhatikan ini Bupati (Dedi Mulyadi.red) punya energi positif yang besar sekali. Dia berani menerapkan kebijakan yang akan dirasakan di masa depan kelak. Mungkin saat ini tidak akan terasa, tetapi lihat di masa yang akan datang. Dia visioner”. Puji Habibie kepada Dedi
Dalam konteks program sebagai kepala daerah, BJ Habibie pun mengapresiasi cara penerjamahan kebijakan yang diterapkan oleh Dedi melalui program-program unggulan Purwakarta diantaranya Pertanian dan Peternakan. Dia berpesan agar Dedi tidak terlalu mendengarkan para pengkritik yang tidak bisa bekerja mendukung pelaksanaan program-programnya.
“Tukang kritik tanpa ada karya, itu sama sekali negatif. Jadi abaikan saja yang seperti itu Pak Dedi, Anda harus fokus menjalankan tiga elemen penting untuk kesuksesan pembangunan yakni Agama, Budaya dan Ilmu Pengetahuan yang disertai pengamalan teknologi. Saya salut beliau mengembangkan Pertanian dan Peternakan sejak usia dini. Ini penting untuk menyiapkan generasi bangsa kita”. Tandas suami Almarhumah Ainun Habibie ini.
BJ Habibie pun membandingkan program yang dilakukan oleh Dedi Mulyadi di Purwakarta dengan apa yang sudah dilakukan oleh bangsa Jerman yakni melindungi sumber daya alam seraya membangun sumber daya manusia. Hasilnya menurut Habibie, bangsa Jerman memiliki peradaban yang begitu modern.
“Mirip di Jerman. Pak Dedi melakukan itu. Sumber daya alam dijaga. Sumber daya manusia dibangun, ditingkatkan”. Pungkas Habibie
Dalam acara peresmian tersebut, BJ Habibie memberikan potongan nasi tumpeng sebagai bentuk penghormatan kepada Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. (*)
Menurut BJ Habibie Program Kang Dedi Mirip Seperti Jerman
Ivan Latifan Fadila
Juli 31, 2017
Ivan Latifan Fadila
Juli 31, 2017


